Maklon atau Contract Manufacturing adalah bentuk kerjasama bisnis pemilik brand dengan pabrik kosmetik yang akan membuat produknya dengan spesifikasi tertentu atas permintaan pemilik brand.

Praktek bisnis Maklon sebenarnya sudah ada sejak lama, namun dahulu belum sepopuler sekarang. Karena dulu minimum quantity yang dipersyaratkan sangat besar. Sekarang mulai banyak pabrik kosmetik menyediakan jasa maklon dengan minimum quantity yang terjangkau bagi start-up. Maklon adalah pilihan yang tepat untuk Anda yang baru mulai merintis bisnis kosmetik sebelum Anda memutuskan memiliki pabrik sendiri nantinya.

Anda sudah siap memulai bisnis skincare dengan brand Anda sendiri? Sebelum memutuskan untuk maklon, berikut ini adalah hal- hal yang perlu Anda perhatikan.

  1. Mencari Perusahaan Maklon terpercaya

Saat ini banyak sekali perusahaan maklon di Indonesia sehingga Anda bingung menentukan pilihan. Tentu Anda ingin mendapatkan perusahaan Maklon yang baik dan nyaman dalam bekerja sama beberapa waktu ke depan, maka carilah informasi dan cermat memilih perusahaan maklon yang dapat mendukung bisnis Anda.

Tips yang dapat Anda pertimbangkan adalah sebagai berikut:

  • Check portfolio perusahaan.

Bagaimana pengalaman perusahaan dalam menghasilkan produk-produk kosmetika. Berapa lama perusahaan tersebut berkecimpung di layanan Maklon. Memiliki sertifikat CPKB ( Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) serta memiliki service yang baik dan professional.

  • Produknya berkualitas.

Produk yang berkualitas akan membuat konsumen puas dan akan terus membeli. Bahkan mereka akan sukarela merekomendasikannya ke orang lain, maka kualitas produk adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi. Untuk memastikannya, Anda dapat meminta sampel dari perusahaan Maklon untuk Anda coba.

  1. Anda sudah memiliki konsep Produk

Sebelum datang ke perusahaan Maklon, sebaiknya Anda sudah punya konsep produk yang jelas. Namun bukan berarti Anda sudah memiliki business plan 100%. Paling tidak, Anda sudah tahu market dan produk apa saja yang akan dibuat, variannya apa saja.

Formulasinya bisa dari Anda atau dari Perusahaan Maklon (ready product). Jika Formula dari Anda, maka Anda datang membawa produk benchmark untuk dibuatkan sama dengan formula tersebut. Jika Anda pilih formula yang ada, maka Anda tinggal pilih saja.

Lalu, bagaimana dengan kemasan? Perusahaan Maklon biasanya meyediakan kemasan yang bisa Anda pilih. Desain bisa dari Anda atau dari mereka. Biasanya orang memilih perusahaan yang ‘all in’ termasuk desain kemasan. Logo merk, ada juga perusahaan yang dapat membantu mendaftarkan, termasuk membantu perijinan BPOM, dan sertifikat Halal.

Jika saat ini Anda masih belum mantap dalam menentukan konsep, sebenarnya Anda bisa melakukan brainstorming dengan perusahaan Maklon. Mereka bisa memberikan masukan tentang trend skincare saat ini. Sehingga ide Anda menghasilkan produk yang lebih marketable.

  1. Budget

Tiap perusahaan memiliki kebijakan MoQ (Minimum of Quantity) yang berbeda-beda. Apakah masuk dalam ke dalam budget Anda. Harga, biaya desain, biaya kemasan, biaya pendaftaran Merk, ijin BPOM, sertifikat halal serta tambahan jasa lainnya bila ada. Jangan sampai ada biaya yang terlewat dari perhitungan Anda.

  1. Luruskan niat.

Kenapa penting? Ada orang yang berpikir ingin untung cepat, sales cepat dalam membuat produk skincare. Sehingga terpikir untuk membuat produk yang instan, namun malah berakibat buruk pada konsumen kita. Membuat skincare berarti memberikan solusi bagi para penggunanya mendapatkan hasil yang diinginkan namun juga sehat, kualitas hidup lebih baik, serta lebih percaya diri.

Sudah siap mulai bisnis skincare dengan brand sendiri?


Leave a Reply

error: Content is protected !!