Bisnis Sampingan untuk Karyawan yang Menghasilkan dengan Modal Minimal

 

Ladiess.. Pingin bisnis sampingan, tapi bisnis apa ya? Banyak sekali teman-teman saya menanyakan ini. Alasannya macam-macam, ada yang pingin punya penghasilan tambahan, bosan dengan kerja kantoran bahkan ada yang ngga tau alasan kenapa punya bisnis sendiri juga ada, pokoknya pingin punya aja.  Dan saat ini, sudah banyak perempuan yang pandai berbisnis. Jika Anda ingin memulai, sekaranglah saatnya.

Pas banget dengan lagunya Mbak Beyonce.. Girl, Run The World.. Girl!

 

 

Secara profesional jika Anda masih terikat dengan perusahaan yang menggaji Anda tiap bulan, maka pastikan bahwa bisnis sampingan ini tidak mengganggu pekerjaan. Walaupun sampingan, diperlukan perjuangan tenaga, waktu dan pikiran.  Sebelum mulai, pikirkan apa yang akan Anda jual ?

  1. Produk Fisik. Misal produk makanan dan minuman, fashion, kosmetik, aksesoris, dan lain-lain.
  2. Jasa. Misal menjadi konsultan, freelancer, copy-writer, model, dan lain-lain.

Tentukan dulu jenis produk apa yang akan Anda jual. Cara paling mudah mulai dari sesuatu yang paling Anda suka.

 

Di bawah ini 7 bisnis sampingan yang bisa Anda lakukan

1.Jualan Online produk sendiri maupun sebagai reseller atau dropshipper

Seperti yang telah disebutkan di atas, yaitu produk fisik. Produknya dari mana? Bisa mengambil barang dari supplier  lalu menjualnya ke konsumen, ini disebut reseller. Wah butuh modal dong? OK, kalau gitu jadi dropshipper aja. Jadi Anda jual barang tanpa harus menyimpan stock. Ketika ada pemesanan dari konsumen, Anda tinggal order ke supplier dan supplier akan langsung kirim ke konsumen atas nama Anda.

Media penjualannya melalui social media seperti facebook, instagram atau pinterest. Agar terpercaya dan profesional, buat akun bisnis di social media tersebut dengan nama toko atau brand. Karena dengan akun bisnis ini, Anda bisa beriklan.

Cara lain adalah membuat toko online, yang cara step-by-step nya saya jelaskan di link ini. Toko online ini dibutuhkan jika Anda sudah memiliki kategori produk yang banyak. Misal produk-produk herbal, pet online shop, fashion, dan lain-lain. Kalau masih 1-2 produk, tidak perlu bikin website. Selain membuat toko online sendiri, Anda juga bisa menjualnya di market place seperti tokopedia, blibli, lazada dan lainnya.

Jika Anda ingin lebih serius, punya brand atau merek sendiri itu lebih keren. Sebaiknya rintislah mulai sekarang. Memulai walaupun kecil, lebih baik daripada diangan-angankan saja. Jika sudah berjalan, ketahui cara pendaftaran merek di sini dan cara pendirian PT di sini.

 

2. Freelancer sebagai penulis blog atau website orang lain dengan tema sesuai dengan interest atau keahlian Anda. 

Anda bisa mendapatkan penghasilan minimal Rp. 200.000,- per artikel. Jika 10 artikel saja Anda dapat 2 juta. Itu yang paling murah, kalau tulisan Anda bagus pasti lebih mahal lagi.

 

3. Bergabung dengan  MLM (Multi Level Marketing )

Multi Level Marketing adalah model bisnis yang masih menjanjikan.  Sama-sama punya produk fisik, salah satu yang membedakan dengan bisnis non-MLM adalah terletak pada sistem distribusi dan penjualan. Jadi tidak perlu alergi mendengar kata MLM. Bisnis Non MLM, produk dijual oleh salesman dengan sistem distribusi tunggal (sole-distributor) atau banyak (multi-distributor) ke retailer. Promosi dilakukan melalui media baik offline maupun online. Rantai distribusi ini ada cost kan?

Cost inilah jika di bisnis MLM, di berikan kepada member sebagai bonus. Itulah kenapa bonusnya besar-besar kan? Pada Bisnis MLM, produk disalurkan langsung ke member  melalui stockist. Lalu mereka menjual produk  secara langsung ke konsumen ataupun melalui social media.

Namun demikian, ada tips dalam memilih MLM adalah 1) cari yang management-nya sangat aktif men-support member dengan teknik marketing dan pengembangan diri, 2) terdaftar di APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia), 3) Produknya bagus, 4) Selalu ada program dan produk baru. 5) Materi promo nya ngga norak. Sorry, kriteria terakhir ini subyektif .. 🙂

 

4. Menjadi agen asuransi. 

Peluang menjual asuransi masih terbuka lebar, walaupun ada program jaminan kesehatan dari pemerintah seperti JKN. Namun masyarakat masih banyak juga yang menjamin kesehataannya dengan asuransi swasta untuk mendapatkan pelayanan yang tidak didapatkan dari JKN.

Dikutip dari Marketeer, dari jumlah penduduk Indonesia saat ini, masih 7,5 % yang memiliki asuransi. Petumbuhan industri asuransi masih akan bertumbuh 15,7 %

 

5. Menjual desain  atau creative di market place seperti Fiverr.

Fiverr adalah market place yang mempertemukan designer dan user yang sedang booming sekarang ini. Terdiri  dari ribuan freelancer dari seluruh dunia yang menyediakan jasa Graphic & Design, Video & Animation, Music & Audio, Writing & Translation, Programming & Tech dan lain-lain yang biasa disebut ‘gigs’ yaitu sebutan umum pada tiap penawaran service. Jika Anda punya keahlian salah satu di bidang ini, Anda bisa bergabung di Fiverr.

 

6. Hobi foto dan hasilnya sering dapat pujian dari teman? Kenapa ngga coba jual ke istock, sutterstock atau canva. 

 

7. Konsultan.

Menjadi konsultan selain menghasilkan uang yang lumayan besar, juga akan meningkatkan skill Anda sendiri ke tingkatan yang lebih tinggi. Anda bisa menawarkan sesuai bidang keahlian, misalnya public speaking, accounting, pajak, digital marketing, copy-writing, business plan dan lain-lain. Jika ingin mencoba menjangkau  internasional, anda bisa bergabung dengan Upwork. 

 

Anda, pilih yang mana?

Need Help for Your Brand?

E: verraokta.biz@gmail.com

Office:
PT. Harmanea Puri Indonesia
Pondok Indah Office Tower 3
Kav V-TA Pondok Indah
Jakarta 12320
Copyright 2020 All rights reserved
Subscribe for the latest update

My Channel

error: Content is protected !!